Sebuah Penelitian Kaitkan Minuman Manis dengan Risiko Kanker

By | January 1, 2022

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ), menyelidiki kaitan konsumsi minuman manis dan risiko kanker.

Minuman manis dalam penelitian tersebut didefinisikan sebagai minuman yang mengandung lebih dari lima persen gula.

Jus buah yang tidak mengandung gula tambahan juga digolongkan dalam kategori tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara konsumsi minuman manis, termasuk minuman manis dengan gula, jus buah 100 persen, minuman manis buatan, dengan risiko kanker.

ilustrasi makanan dan minuman manis

Studi tersebut menemukan bahwa konsumsi minuman manis secara signifikan terkait dengan risiko kanker secara keseluruhan dan kanker payudara, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Jumat (31/12/2021).

“Dalam studi prospektif besar ini, konsumsi minuman manis secara positif dikaitkan dengan risiko kanker secara keseluruhan dan kanker payudara,” catat penelitian tersebut.

“Jus buah 100 persen juga berhubungan positif dengan risiko kanker secara keseluruhan.”

“Hasil ini menunjukkan bahwa minuman manis, yang banyak dikonsumsi di negara-negara Barat, mungkin mewakili faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk pencegahan kanker.”

Ilustrasi minuman manis dalam kondisi hangat

Sejumlah temuan dapat mendukung rekomendasi yang ada untuk membatasi konsumsi minuman manis, serta tindakan kebijakan seperti pembatasan perpajakan dan pemasaran yang menargetkan minuman manis.

Seorang juru bicara American Beverage Association (ABA) mengatakan kepada CNBC melalui email bahwa perusahaan minuman terkemuka bekerja sama untuk membantu konsumen mengurangi konsumsi gula mereka.

“Penting bagi masyarakat untuk mengetahui bahwa semua minuman, baik dengan gula atau tanpa gula, aman dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang,” katanya.

sumber : health.tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *