BUNDA WAJIB TAHU! TERNYATA HANDUK BASAH YANG DIIKAT KE KAKI INI BISA MENURUNKAN DEMAM ANAK-ANAK, DOKTER JERMAN INI MENERAPKAN LANGSUNG METODE AJAIB PENURUN DEMAM INI!. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Ini adalah pengalaman pribadi seorang ayah. Dua tahun yang lalu di Bristol, Inggris, anak perempuan saya yang berusia satu tahun terserang flu dan segera membawanya ke dokter Setelah dokter memeriksa telinga, hidung, tenggorokan dan dadanya, kemudian menyuruh saya pulang dan memberinya air hangat dan istirahat.

Saya bingung dan bertanya mengapa tidak meresepkan obat?

Saya melihat dokter itu justeru lebih bingung dan menjelaskan, “Dua hari lagi periksa kembali, jika dalam dua hari tidak terjadi komplikasi, biarkan tubuhnya sendiri yang mengatasinya justeru dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.”

Benar saja, tujuh hari kemudian anak perempuannya pun sembuh dengan tanpa obat. Sebenarnya, dokter anak di Jerman akan memberikan pelajaran gratis kepada orangtua anak tentang tatacara perawatan anak di rumah sebelum ke dokter.

Mereka mengajarkan kepada orang tua anak beberapa cara mengatasi gejala demam ringan, sehingga dengan demikian bisa mencegah ketidaknyamanan dan memperburuk kondisi sakit si anak dalam perjalanan ke dokter, serta mencegah infeksi silang selama proses menunggu.

Dan yang lebih penting, dapat menghemat sumber daya medis yang besar. Salah satu pelajaran paling menarik dari dokter di Jerman adalah “Metode ikat penurun demam.”

Bagaimana caranya? Mari simak bersama beberapa langkah berikut ini:

Langkah 1:

Rendam dua potong handuk ke dalam air hangat dengan suhu mendekati suhu tubuh Anda, lalu peras sedikit, kemudian rentangkan.

Langkah 2:

Ikatkan satu persatu handuk itu ke kaki si anak, tunggu sekitar 20 menit kemudian lepaskan, dan lap keringkan kakinya dengan handuk kering.

Cara ini telah dicoba beberapa orang tua anak dan hasilnya terbukti efektif !

Sebenarnya, ini adalah terapi demam yang biasa diterapkan setiap ibu-ibu di Jerman.

Prinsip kerjanya, handuk hangat dengan suhu yang sesuai untuk kenyamanan si anak, dalam proses pendinginan handuk, perlahan-lahan menyingkirkan suhu tinggi tubuh, karena mudah, jadi terapi ini yang paling umum di Jerman.

Nah, bapak-bapak dan ibu-ibu, tidak ada salahnya cobalah “terapi penurun demam” ala Jerman yang sederhana dan alami ini ! Tidak baik sejak usia dini anak-anak diberi obat-obatan kimia.

Komitmen kami adalah memberikan informasi dan tips seputar kesehatan untuk Anda sekalian.

Silahkan sebarluaskan informasi yang ada dalam situs ini dengan menyarankannya kepada orang di sekitar Anda untuk membacanya. Dengan menyebarkan informasi kesehatan yang ada di situs ini berarti Anda sudah berbagi kebaikan dengan sesama.

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Tinggal Seatap Sama Pelakor, Suami Tega Usir Istri Sah. Akhirnya Kejadian Tak Diduga duga Datang. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Istilah pelakor saat ini begitu viral di dunia maya.

Pelakor sendiri adalah kata kekinian yang tentu saja tidak baku, singkatan dari perebut laki orang.

Sepanjang tahun 2017, kejadian ini menyeruak. Satu persatu kisah mengemuka ke publik.

Mulai dari yang sedih hingga ketragis ada menghiasi sepanjang tahun kemarin.

Namun ada juga yang suaminya sempat diambil oleh pelakor, tapi pada akhirnya kembali kepelukkannya semuala.

Kejadian terakhir pernah dialami oleh, Arnika Lubis, salah seorang warga net yang membagikan kisah suaminya diambil oleh seorang pelakor.

Kisah itu dibagikannya pada 23 Desember 2017 lalu, di laman fanpage Cermah Islam.

HIngga Sabtu (6/1/2017) kisah yang ia bagikan itu sudah mendapat 164 komentar dan sebanyak 1.633 orang yang menyukai.

Arnika ini mengaku sempat diusir oleh suaminya dari rumah, karena sipelakor tak rela dirinya tinggal seatap dengan suaminya.

Padahal dirinya sudah mencoba bertahan tapi tak bisa, dan pergi selama satu tahun.

Ia pergi dan sekaligus kembali ke rumah orang tuanya. Namun ia tak bercerita kepada kedua orang tuanya, dan menutupi kejadian itu dalam dalam.

Tapi pada akhirnya, suaminya datang lagi kepada dirinya, dan mnegatakan tak ada wanita yang setulus dirinya.

Ia tidak menolak permintaan sang suami untuk kembali, baginya setiap orang berhak memiliki kesempatan kedua untuk berbenah dan memperbaiki kesalahan masa lalu.

Berikut kisah lengkap yang dituliskan di facebook.

Aminnnn,,dulu di awal pernikahan suamiku sempat usir aku dr rmh krn si pelakor gak rela kl aku tinggal seatap dng suamiku..aku sdh coba pertahankan,tp tdk bisa.smpai pada akhirnya aku mengalah lalu pergi slama satu tahun kurang lebihnya,saat itu aku blm dikaruniai anak,mungkin allah blm prcy pada kami.stlh setahun berpisah,lalu suamiku dtg lg kepadaku,lalu berkata,tdk ada wanita yang setulus hati km.akhirnya kita bersatu kmbali,smpai saat ini dan memiliki 3 anak.inti nya,jodoh tak akan kemana.subhanallah,itu pelajaran besar untk suamiku,hingga dia tersadar dng sendirinya.buat wnita” yang lain,banyak” berdoa dan bersabar.smua psti ada wkt nya.aminnn.

Sampai si pelakor tuduh dan katain aku sehingga dulu aku sering kena pukul dr suami ku,smua krn dia.tp aku sabar,hingga akhirnya aku lelah sndiri bru aku mengalah dan tinggal kembali bersama org tua ku.org tua ku jg tdk prnh tau penyebab aku prgi dr suami ku,aku menutupi smua keburukan suamiku.hingga akhirnya,allah membalas smua dng keindahan..alhamdullilah,,

Lebih susah melupakan kenangan bersama suami daripada bersama kekasih..alasan aku dan knp aku mau kembali lg,krn aku ingin memberi kesempatan dan aku msh sayang pada suamiku.alhamdulliah,skrg kita bahagia dan suamiku slalu menuruti stiap perkataanku,dan berubah 100persen!janji allah sungguh tdk pernah ingkar.amin

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

PASANGAN SUAMI ISTRI BUNUH DIRI BERSAMA KARENA TAK TAHAN DENGAN TINGKAH ANAK. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata orangtua? Ya Orangtua adalah orang yang selalu berkorban demi apapun untuk anak-anaknya. Sejak dalam kandungan orang tua berusaha memberikan yang terbaik untuk janin dalam kandungannya. Menjadi orangtua dan membesarkan anak memang bukanlah urusan yang mudah. Maka dari itu karena pengorbanan mereka begitu luar biasa, Pada saat dewasa saatnya anak yang merawat kedua orang tua. Menjaganya dan merawatnya bukan malah mempersulit dan menjadi beban bagi kedua orangtua.

Bicara soal orangtua Belum lama ini ada sebuah kejadian meninggalnya pasangan suami istri. Korban diketahui bernama Hartono dan Ibu Is. Kejadian itu terjadi Desa Butuh, Kecamatan Keras, Kediri, Jawa Timur. Hal itu terlihat dari postingan akun Facebook Yuni Rusmini, Senin (27/11/2017).

Pasangan suami istri ini dilaporkan bunuh diri bersama-sama karena tidak tahan melihat tingkah sang anak. Mereka tak tahan dengan tingkah anaknya yang gemar berhutang. Ternyata sebelum melakukan bunuh diri pasangan suami istri ini sempat menuliskan surat wasiat kepada sang anak.

Berikut isi surat wasiat pasangan suami istri ini kepada anaknya:

“Pesan bpk/ibu

1. Dana di 2 buku TAB BTPN dapat untuk biaya

2. Cincin ibuk di bagi 2

3. Jarit di atmari belakang

4. Bapk dan ibu jadikan satu lubang saja

5. Pembayaran rumah bapak oleh pak Massrok udah Lunas

-biaya pajak penjualan dan pembelia tanggungan bp. Massrok

– biaya waris tanggungan anakku (jual spd motor utk biaya)

6. brg2 milik mbah suyati biar di bawa saudara2 bpk

7. brg2 milik bapak ibu terserah kamu

8. sing rukun

selamat tinggal do’akan bpk/ibu selamat menghadap Alloh SWT”

Didalam pesan tersbut diakhir dengan tanda tangan kedua orangtuanya.

Dikutip dari akun Facebook Herman Sudirman Hulu, akun ini menceritakan tentang kejadian tersebut.

Kedua orang tua ini lebih memilih bunuh diri akibat kelakuan anaknya…

Seharusnya mereka bisa menikmati hidup dimasa tua…

Namun mereka tak kuat menahan rasa malu serta beban hidup yang sangat berat karena anaknya hobi berhutang….

Wafat dalam keadaan berpelukan dan menulis surat wasiat agar dikuburkan berdua dalam 1 liang lahat…

Mereka pernah remaja dan merasakan rasanya jatuh cinta…

Tapi takan pernah menyangka ketika tua bernasib punya anak seperti itu….

Saya Bukanlah Tipe Penikmat Harta Orang Tua… Karenanya Saya Sadar Saya Harus Bekerja Keras!!!

Orang tua kita sudah capek mengandung selama 9 bulan dan membesarkan kita….

Sudah saatnya membantu meringankan beban dipundak mereka..

Bukan malah membebani pundak mereka dan menjadi benalu serta lintah penghisap darah!!!

Wahai pemuda… Singsingkanlah lengan bajumu…. Buang jauh-jauh rasa malas, rasa gengsi dan jangan pernah nonton sinetron remaja dan cinta di TV!!!

Malulah sama hewan ular… Baru lahir sudah mencari makan sendiri….

Malu sama bulu kemaluanmu yang sudah menebal gan….

Jangan jadi benalu….. Jangan jadi lintah….

Berkreasilah…. Bekerja keraslah….

# Aku lebih bangga berjalan kaki menggunakan sepatu dari hasil kerjaku DIBANDING mengendarai mobil hasil dari meminta orang tua

# Aku lebih bangga berjalan kaki menggunakan sepatu dari hasil kerjaku DIBANDING mengendarai mobil hasil warisan orang tua

# Aku lebih bangga berjalan kaki menggunakan sepatu dari hasil kerjaku DIBANDING mengendarai mobil hasil ngemis sama mertua

# Aku lebih bangga berjalan kaki menggunakan sepatu dari hasil kerjaku DIBANDING mengendarai mobil hasil dari belas kasih orang lain

# Aku lebih bangga berjalan kaki menggunakan sepatu dari hasil kerjaku DIBANDING mengendarai mobil hasil dari hutang demi sebuah gengsi

-Nb: Almarhum Bapak Hartono dan Ibu Is, Warga Desa Butuh, Kecamatan Keras, Kediri, Jawa Timur. Semoga dosa-dosa mereka diampuni Allah SWT. Amiin..”

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Ruben Onsu Dikunjungi Ayu Ting Ting di Rumah Sakit, Ekspresi Sarwendah Bikin Netizen Salah Fokus, Netizen: Udah Males Lihat ATT Kali yaa

Kabar sedih datang dari presenter Ruben Onsu.

Ia jatuh sakit pasca liburannya ke Jepang bersama sang istri dan buah hatinya.

Bensu harus masuk ke rumah sakit selama beberapa hari.

Ia bahkan ahrus mengenakan selang oksigen.

Banyak selebriti datang untuk menjenguk Bensu.

Sang istri, Sarwendah setia menemani suaminya.

Seleb lain seperti Ivan Gunawan, Asri Welas, Zaskia Gotix juga ikut berkunjung ke rumah sakit.

Tak ketinggalan juga ada sosok Ayu Ting Ting yang jadi sahabat Bensu juga turut menjenguknya.

Momen kunjungan itu pun diabadikan dalam sebuah foto yang tersebar di dunia maya.

Salah satunya bahkan diunggah ulang dalam akun gosip @de_commentator.

Dalam foto itu, ada Ayu Ting Ting, Sarwendah, Zaskia Gotix serta seorang wanita lagi yang tak terlihat wajahnya.

Namun netizen menyoroti ekspresi wajah Sarwendah yang terlihat tak nyaman dan tak enak dengan kehadiran Ayu Ting Ting.

ayuu_wandiraaaaIstri bensu kenapa merenyus yak,maless liat kali wkwkk
kimel_96Salfok sama komuk ka wendah. Dalam hati begini : ” Yaelah itu cewe ngapain d.sini sich. males bgt ”
m.a.attayaSarwendah kaya nya males ngeliatin
vijuni08@estrelitatita sepertinya ya..tp gagal fokus lihat muka sarwenda,apa krn udah muak kali ya lihat

Apaaaa? Makanan Populer di Indonesia, Dan Terkenal Nikmat Osengnya, Ternyata Kangkung Justru Terlarang di Amerika, Kenapa Ya?…

Kangkung, begitu kita sering menyebut jenis tanaman ini. Jenis tanaman ini cukup populer di Asia karena cukup enak dikonsumsi dan bermanfaat untuk tubuh.

Tapi jangan coba-coba menanam, menjual, atau membeli kangkung di Amerika.

Sebab, dilansir dari worldcrops.org, kangkung dianggap berbahaya di Amerika Serikat.

Di bawah wewenang undang-undang dari Federal Noxious Weed Act, Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tanaman USDA (APHIS) melarang penjualan dan pembelian tanaman ini.

Kecuali dapat izin yang dikeluarkan oleh USDA.

Kangkung berada dalam daftar gulma federal yang berbahaya karena gulma yang terbentuk dari air tawar di iklim tropis.

Gulma sendiri adalah tanaman yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi. Atau kita sering menyebunya hama.

Untuk tumbuh, kangkung membutuhkan lebih banyak air daripada kebanyakan tanaman lainnya.

Peningkatan irigasi ini bisa menghilangkan nutrisi yang tersedia dan mengganggu kesuburan tanaman lainnya.

Selain itu, karena kangkung tidak dikenali secara nasional sebagai tanaman pangan legal, maka tidak ada pestisida yang diberi label khusu untuk itu.

Padahal sangat penting untuk tidak menggunakan pestisida yang tidak diberi label untuk tanaman.

Terakhir, ada risiko keracuran pada tanaman kangkung dan merugikan orang-orang yang memakannya.

Ini Mirip Kisah Nabi Musa, Lihat Video Kardus Mini Yg Berisi Bayi Mengambang di Sungai, dan Untuk Kaum Hawa Wajib Waspadaa Yaaa

Hati seperti apa yang tidak runtuh melihat kejadian perih berikut ini.

Deras kencang aliran sungai bercampur suara tangis sejumlah ibu.

Mirip kisah Nabi Musa, kardus mini ditemukan mengambang di sungai.

Beragam warga berkerumun kaget dan berusaha segera menyelamatkan.

Tubuh mungil nampak sudah memutih.

Badan bayi tertelungkup dalam keadaan tidak bernafas.

Rintihan kesedihan tidak kunjung berhenti saat adik cilik diangkat dari permukaan air.

Beberapa pria ikut berduka dan langsung mengamankan jasad yang begitu malang.

Disebutkan, peristiwa ini terjadi di sebuah sungai di dekat Jalan Simpang Gajayana, perbatasan Merjosari, Kota Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan netizen di Facebook bernama Yuni Rusmini, penemuan mencengangkan baru diketahui pada hari kamis (11/1/2018) sekitar jam 10 pagi waktu setempat.

Lalu muncul info tambahan dari seorang netizen lainnya bernama Sinyo Stik.

“Ibu yang membuang bayi di Sungai Putuk tertangkap.”

Reskrim Polsek Lowokwaru menangkap dan mengamankan pihak yang diduga telah membuang bayi perempuan di Sungai Putuk.

Penangkapan ini dilaporkan oleh Ketua RT setempat.

Kecurigaan muncul saat seorang warga melihat keanehan penghuni kos di Jalan Tambaksari dekat makam Merjosari.

Sosok yang dimaksud berinisal UYR, 23 tahun, mengambil studi di sebuah universitas negeri.

Kecurigaan timbul saat terlihat perubahaan fisik pada UYR.

Beberapa waktu sebelumnya, perut perempuan ini membusung besar.

Akan tetapi, saat dilihat warga, perutnya sudah kempes dan sejumlah barang sudah diletakkan di depan kos-kosan.

Selang beberapa saat, muncul mobil Grab yang rencananya akan membawa si perempuan beserta barang bawaan.

Berdasarkan informasi yang diterima Edy Harianto, Ketua RT setempat, adegan ini terjadi usai magrib pada hari kamis (11/1/2018).

Sejumlah warga kemudian mengusir mobil Grab yang datang dan melaporkan hal ini ke Polsek Lowokwaru.

Mengantongi laporan dari Ketua RT, jajaran Reskrim kemudian melakukan penggerebekan di kos-kosan yang dihuni UYR.

Saat memasuki kamar, ditemukan hal mencengangkan.

Ternyata terdapat bercak-bercak darah yang sudah mengering.

UYR akhirnya diamankan dan telah mendapatkan pendapmingan dari Women Crisis Center (WWC).

Maryam Jameela, pendamping psikologis WCC, menerangkan bahwa UYR adalah korban.

“Dia cerita 9 bulan lalu adalah korban pemerkosaan.”

“Dia diperkosa teman dari temannya.”

“Jadi nggak kenal,” tutur Jameela pada hari kamis (11/1/2018).

Usai mengalami serangan keji, UYR mengaku siklus menstruasinya tidak teratur.

Setelah sadar hamil, dirinya berusaha untuk mencari pria keji yang dimaksud.

Namun usahanya gagal karena dikabarkan sosok bejat tersebut sudah melarikan diri ke Kalimantan.

Dia akhirnya memutuskan untuk merawat janin yang dikandung.

Akan tetapi saat tengah berada di kampus pada pagi hari, tiba-tiba perutnya mengalami kontraksi.

“Dini hari kemarin saat melahirkan ternyata bayinya sudah meninggal.”

“Dia bingung dan akhirnya dibuang.”

Ditegaskan, “Dia sangat menyesal sekali.”

Lalu mungkin akan muncul sejumlah pihak yang bertanya, “Mengapa tidak cerita kepada orang terdekat?”

Kembali dilanjutkan Jameela, UYR adalah tulang punggung keluarga.

Dia punya 2 adik di Sidoarjo.

Sementara itu, ibunya juga tengah mengalami sakit parah sehingga tidak ingin jadi beban keluarga.

Lebih tepatnya, dia tidak pernah berusaha kabur dari kos.

“Dia diusir karena menunggak bayar kos.”

Lantas, “Dia mau pindah ke tempat lain yang lebih murah.”

Panit Reskrim Polsek Lowokwaru, Iptu Didik Arifianto, telah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan.

Lebih ironis lagi, uang sepeser pun tidak punya.

Ini yang membuat mengapa UYR tidak bisa pergi ke rumah sakit.

“Dia takut ketahuan dan nanti jadi beban.”

“Padahal dia mau rawat anak itu.”

Lebih tepatnya, dia tidak pernah berusaha kabur dari kos.

“Dia diusir karena menunggak bayar kos.”

Lantas, “Dia mau pindah ke tempat lain yang lebih murah.”

Panit Reskrim Polsek Lowokwaru, Iptu Didik Arifianto, telah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan.

“Dari interogasi sementara, dia mengakui membuang bayi.”

Sejumlah netizen yang melihat detik-detik penyelamatan jasad adik kecil begitu kaget dan menahan pedih.

Hanya doa yang dapat mereka panjatkan untuk peristiwa ini.

Semoga, “almarhum bayi khusnul khotimah, amin ya robbal alamin.

Ada Seorang Anak Miliarder Ini Disuruh Ayahnya Menjadi Orang Miskin, dan Hanya Dibekali Uang Rp100 Ribu Saja, Lihat Kisahnya

Hitarth Dholakia (23) namanya. Anak Savji Dholakia, miliarder sekaligus pebisnis berlian asal India .

Harta kekayaan keluarganya ditaksir mencapai AS$940 juta atau sekitar 12,8 triliun.

Laiknya keluarga kaya raya, Hitarth disekolahkan ayahnya di sebuah universitas terkenal di New York, Amerika Serikat.

Pada Juni 2017 dia menyelesaikan kuliahnya dan pulang ke Mumbai, India.

Hatinya senang bukan kepalang karena berpikir bakal bisa bersenang-senang bareng keluarga dan teman-teman karibnya.

Namun yang terjadi sebaliknya. Sang ayah justru memintanya keluar dari rumah dan hanya memberinya 500 rupee (sekitar Rp105 ribu) untuk bertahan hidup.

Hitarth diminta merantau ke sebuah kota kecil di pedalaman India, Hyderabad.

Dia dilarang membawa ponsel, tidak boleh memanfaatkan koneksi keluarga, dan tidak diberi tempat tinggal untuk menetap.

Savji memang sengaja memperlakukan anaknya seperti itu. Tujuannya, supaya si anak bisa merasakan secara langsung penderitaan dan kesakitan orang miskin.

Sehingga nantinya, sang anak akan lebih menghargai sesama manusia ketimbang uang.

Seperti dilansir dari India Today, Hitarth harus berjuang dari nol. Kini anak miliarder tersebut tidak ada bedanya dengan pengemis di Hyderabad.

“Saya adalah lulusan AS, memiliki lisensi pilot serta pemegang sertifikat GIA Diamond Grading, namun tidak ada yang membantu saya di Hyderabad. Setelah sampai sini, saya mulai mencari pekerjaan karena saya hampir tidak punya uang,” ungkap Hitarth.

“Saya tidak tahu kota, budaya, dan bahasanya. Saya takut, tapi yakin. Dengan uang di dompet dan tak ada telepon, saya tiba di Hyderabad dan mulai hidup baru.”

Pertama-tama yang dilakukan Hitarth adalah mencari tempat tinggal. Dia berhasil mendapatkan tempat kost atau lebih tepatnya rumah singgah murah yang sewanya hanya 100 rupe atau sekitar Rp21 ribu/bulan. “Tapi satu ruangan dihuni 17 orang,” kata Hitarth.

Setelah mendapat rumah untuk berteduh Hitarth berjuang keras mendapatkan pekerjaan.

Tiga hari kemudian dia diterima di sebuah perusahaan makanan internasional dengan gaji 4000 rupee (sekitar Rp841 ribu). Namun Hitarth hanya sanggup bekerja 5 hari sebelum akhirnyab resign.

Hitarth bergonta-ganti pekerjaan.Dia mengaku beruntung pernah menjadi sebuah tenaga marketing yang digaji 1500 rupee seminggu. Hitartth ganti 4 pekeraan dalam sebualan dan berhasil mengumpulkan uang 5000 rupee atau sekitar Rp1 juta rupiah.

Jumlah yang sebenarnya sangat kecil dibandingkan uang saku sekolahnya dulu, namun jauh lebih bernilai di mata Hitarth sekarang.

Sekitar dua bulan Hitarth mesti melakoni hidup seperti itu. Hingga pada masa akhir percobaannya, adik perempuan Hitarth, Krupali berkunjung ke rumah singgahnya.

“Aku sangat syok saat datang ke Hyderabad dan terutama melihat tenpat tinggal kakakku. Sungguh sebuah tempat di luar bayanganku. Namun aku sangat bangga kepada kakakku yang bisa menjalani tradisi ini,” tutur Krupali.

Ya, menjalani kehidupan miskin seusai rampung kuliah memang tradisi keluarga Dholakia.

Kakak Hitarth, Pintu Tulsi Bhai Dholakia (31) juga menjalaninya. Kini Pintu menjadi CEO di perusahaan Hari Krishna Exports Pvt Ltd.

Keluarga Hitarth sudah lama terkenal sebagai keluarga kaya raya namun dermawan.

Pada 2016 perusahaan mereka memberi 400 rumah dan 1.260 kepada sekitar 1.716 karyawan perusahaannya sebagai bonus.

Kedermawanan ini tak mungkin terjadi tanpa adanya rasa empati kepada sesama manusia. Salut kepada keluarga Dholakia